Tandingi Justice Collaborator, Angie Ciptakan Istilah 'Justice Calculator'

Tandingi Justice Collaborator, Angie Ciptakan Istilah 'Justice Calculator'

Ferdinan - detikNews
Kamis, 03 Jan 2013 15:15 WIB
Tandingi Justice Collaborator, Angie Ciptakan Istilah Justice Calculator
Jakarta - Istilah justice collaborator yang populer, kini punya tandingannya. Adalah Angelina Sondakh yang menyebut istilah baru, justice calculator.

Entah didapat darimana istilah ini. Yang pasti Angie mengartikan justice calculator sebagai pihak yang memanfaatkan posisinya untuk mendapat keuntungan pribadi. Istilah ini bertentangan dengan justice collaborator yang berarti pelaku tindak pidana bekerjasama dengan penegak hukum untuk mengungkap perkara.

Ungkapan justice calculator ditujukan Angie kepada Mindo Rosalina Manulang, anak buah M Nazaruddin di Grup Permai. Memang dalam pembelaan pribadinya, Angie menyinggung 'permainan' Rosa dalam perkara yang menyeret dirinya.

"Fakta ini ingin saya tuliskan, agar menjadi catatan, bahwa saya menjadi korban dari sebuah grand skenario yang harus mengorbankan saya, melalui seseorang atau beberapa orang konspirator yang bersembyunyi di balik topeng justice collaborator," tutur Angie di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (3/1/2013).

Menurutnya, penegak hukum tidak bisa sepenuhnya mempercayai keterangan seseorang yang diberi label justice collaborator. "Saya titipikan pada penegak hukum, agar justice collaborator tidak akhirnya berubah menjadi apa yang saya sebut sebagai justice calculator," imbuhnya.

Justica calculator ini lanjut Angie, tidak utuh mengungkap kebenaran melainkan sepotong-potong. "Ini akhirnya menimbulkan opini yang sesat, karena publik tidak mendapat berita yang utuh," katanya.

"Saya lihat fakta persidangan bahwa ada nama-nama yang disebut di dalam BAP namun di sidang tidak disebutkan. Padaha dalam persidangan mereka disumpah. Maka saya khawatir ke depan akan banyak muncul justice calculator," sebutnya.

Angie juga bercerita mengenai tawaran Rosa saat dirinya menjenguk di Rutan Pondok Bambu. Rosa saat itu menawarkan Angie untuk menyebut nama tertentu agar dia bisa lolos dari jerat hukum.

"Di situ Rosa tawarkan pada saya kalau saya ingin selamat, saya harus sebutkan nama seseorang, masalah buktinya akan dia siapkan," terangnya.

Tapi permintaan ini ditolak Angie karena Angie tidak ingin terlibat dalam skenario yang berniat menjatuhkan orang tertentu. "Saya tolak karena tidak ingin fitnah orang, tapi pernah terlintas di pikiran saya, kalau saya ikuti skenario itu, maka saya mungkin tidak duduk di kursi ini dan dituntut seberat ini," ujar Angie.

(fdn/mok)


Berita Terkait