"Ada 16 laporan peristiwa pencopetan di sepanjang Sudirman-Thamrin pada malam tahun baru kemarin," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada detikcom di kantornya, Jakarta, Rabu (2/1/2013).
Beberapa korban di antaranya adalah wartawan yang sedang melakukan peliputan di lokasi.
"Ada wartawan tv juga kecopetan. Waktu grasak-grusuk ngejar Jokowi, habis itu wawancara saya terus bilang dompetnya hilang dicopet," jelas Rikwanto.
Menurut Rikwanto, aksi pencopetan banyak terjadi saat malam tahun baru. Kepadatan massa di lokasi dimanfaatkan oleh pelaku kriminal.
"Setelah diambil uangnya, dompetnya lalu dibuang," katanya.
Rikwanto melanjutkan, hampir di semua wilayah hukum Polda Metro Jaya, penyelenggaraan kegiatan pergantian tahun berlangsung tertib dan aman. Pihaknya sampai saat ini belum mendapat laporan adanya keributan massa yang timbul saat pergelaran hiburan di malam tahun baru.
Kejadian lain yang dilaporkan yakni peristiwa kebakaran di Komplek TNI AL Dewaruci, Jl Angin Puyuh No 76C RT 05/11 Kel Semper Barat Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara pada tanggal 31 Desember 2012 pukul 23.45 WIB.
Kejadian bermula ketika rumah asrama dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya. Kemudian sekitar pukul 23.50 WIB rumah warga bernama Wardo, 60 tahun.
Penyebab kebakaran diduga dari asap dan api bekas petasan yang jatuh dibagian rumah tersebut. Api dapat dipadamkan pada dini hari sekitar pukul 00.15 WIB dengan 7 unit DPK. Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, kejadian lain yang cukup menonjol yakni peristiwa kecelakaan lalu lintas di Tol JORR KM 3.350 Cibubur pada tanggal 1 Januari 2012 pukul 04.45 WIB. Saat itu, mobil BMW B 272 HR yang dikemudikan M Rasyid Amrullah Rajasa, putra bungsu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyundul bagian belakang mobil Daihatsu Luxio hingga mengakibatkan 2 orang penumpang Luxio tewas.
(mei/lh)











































