Gereja Pantekosta Penyebaran Injil Jemaat Filadelfia Malalayang di Jl. Mogandi III Nomor 2 Kecamatan Malalayang, ludes dilalap si jago merah. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Menurut keterangan saksi, Gembala Esther Lakaoni (31), sekitar pukul 15.15 WITA, mereka sekeluarga sedang berada di dalam pastori menerima tamu yang bersilaturahmi. Tiba-tiba anaknya yang berusia 7 tahun Graciela Lobiua berteriak ada api.
"Saya langsung keluar dan melihat api dari samping kiri gereja. Sudah berusaha dipadamkan tapi api sudah membesar," terang Esther kepada detikcom, Rabu (2/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami hanya bisa menyelamatkan diri karena api sudah membesar dan masuk ke dalam ruangan gereja dan pastori. Masih ada 3 motor, surat-surat penting dan peralatan gereja di dalam," tutur Esther.
Sementara itu, Kapolsek Malalayang Kompol Suharman saat dikonfirmasi mengatakan, meski keterangan saksi penyebab api berasal dari styrofoam, tapi pihaknya tetap melakukan pengumpulan bahan dan keterangan penyebab terjadinya kebakaran.
"Masih dalam penyelidikan, tim identifikasi Polresta Manado juga sudah diturunkan untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara)," ujar Suharman.
Dari pantauan detikcom, gedung Sekretariat Sekolah Tinggi Teologi Seapin Filadelfia yang berada di samping kanan gereja, juga ikut terbakar. Bahkan gedung Satuan Reskrim Polsek Malalayang yang berbatasan dinding dengan gereja, nyaris ikut terbakar.
6 Mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemerintah Kota Manado dikerahkan. Api baru berhasil dijinakkan satu setengah jam kemudian. Hanya tersisa dinding bangunan gereja dan puing-puing yang masih membara.
(trw/trw)











































