Perampokan diketahui setelah salah satu office boy Distributor Indosat Yogyakarta, PT Karya Mitra Nugraha, di Jl MT Haryono, No 12, Yogyakarta, melapor ke polisi, Rabu (02/01/2013). Aksi pelaku tidak diketahui karena kantor tersebut tidak dilengkapi CCTV dan petugas keamanan.
Kapolsek Mantrijeron Yogyakarta Kompol FX Fannky Ani Sugiharto mengatakan, kejadian diketahui pertama kali office boy yang kemudian melapor ke kantor polisi. Saat office boy masuk, kondisi pintu kantor sudah rusak dan brankas sudah hilang.
"Gembok pintu dirusak oleh pelaku. Brankas berisi uang Rp 70 juta ini diseret pelaku. Kemungkinan pelaku lebih dari 1 orang. Untuk voucher dan kartu perdana tidak diambil,"kata Fannky di Polsek Mantrijeron.
Saat ini, polisi masih memeriksa saksi-saksi, diantaranya office boy yang pertama kali mengetahui.
Aksi perampokan ini diduga tidak berselang lama dengan perampokan di Hotel Grand Palace yang masih satu wilayah di Mantrijeron. Di Hotel Grand Palace, perampok berjumlah 3 orang terekam CCTV dan membawa kabur RP 20 juta dari dalam brankas.
Fannky mengatakan, meski lokasi perampokan ini berdekatan namun dipastikan pelaku berbeda. Dua lokasi ini hanya berjarak sekitar 1 km.
"Berbeda pelakunya, karena di Indosat ini spesialis brankas dan di Grand Palace spesialis curat (pencurian dengan pemberatan)," katanya.
Kapolsek yang baru menjabat 3 hari di Mantrijeron ini mengatakan, kepolisian sudah melakukan patroli di wilayahnya sesuai prosedur setiap 3 jam sekali. Namun pada saat kejadian memang tidak mengetahui ada aksi perampokan di satu wilayah tersebut.
(trw/trw)











































