Tersangka Bom Kedubes Australia Tambah Satu
Jumat, 24 Sep 2004 08:38 WIB
Jakarta - Mabes Polri menambah daftar tersangka peledakan kedubes Australia (9/9/2004) lalu. Tersangka berinisial I mengemuka dalam rapat evaluasi peledakan kedubes Australia yang berlangsung Kamis (23/9/2004) malam di Mabes Polri.Tersangka berinisial I ditangkap beberapa hari lalu. Dengan demikian, tersangka bom tersebut bertambah menjadi 5 orang. Bersama AAH, UB, IS dan DN."Si I itu sudah kita tangkap, jadi tambah satu," ungkap pejabat di Mabes Polri yang enggan disebut namanya.Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Dai Bachtiar mangatakan polisi sudah menambah daftar tersangka. Kata Dai, "Ada sih satu dua. Tapi nanti saja, karena kita masih akan rapat."Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Paiman enggan menanggapi penetapan tersangka baru tersebut. Jawab Paiman, "Sekarang satu pintu, Kapolri yang akan menjelaskan seusai shalat Jumat nanti."Selain tersangka, penyidik menemukan chasis mobil daihatsu box B 9065 NH. Sama dengan modus peledakan Bali, pelaku pemboman mencoba menghilangkan no chasis mobil. Namun bedanya, bila dalam bom bali, no chasis dihilangkan dengan cara digirinda, no chasis mobil peledakan kedubes dihilangkan dengan cara di las.Hal tersebut dibenarkan oleh Kapuslapfor Mabes Polri Brigjen Pol Dudon Setyaputra. Dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (24/9/2004) pagi, Dudon mengatakan bahwa pelaku peledakan sengaja menghilangkan no chasis dengan cara dipotong. Setelah dipotong, plat chasis diganti.Tapi gegabah, pelaku tidak menghilangkan no mesin. Karena dianggapnya no mesin tersebut akan hancur akibat ledakan tersebut.
(dni/)











































