Polisi belum memeriksa Rasyid Amrullah (22). Polisi masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti. Polisi menjamin profesional dan berpijak pada koridor hukum dalam kasus ini.
"Kita masih melakukan pemeriksaan saksi dan alat bukti," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Chryshnanda Dwilaksana saat dihubungi detikcom, Rabu (2/1/2013).
Rasyid juga masih dirawat di sebuah rumah sakit. Rasyid mengalami shock dan kondisi kesehatannya menurun setelah mobil BMW X5 yang dikemudikannya menabrak minibus Daihatsu Luxio pada Selasa (1/1) pagi di Tol Jagorawi. 2 Orang penumpang Luxio, Raihan (14 bulan) dan Harun (51) meninggal dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chryshnanda yang pernah menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menjelaskan, perlakuan polisi pada Rasyid sama dengan pelaku kecelakaan lain. Semua yang mengalami kecelakaan pasti mengalami shock.
"Kita tidak boleh menghakimi secara sosial. Polisi memberikan perlindungan kepada semua," tuturnya.
Hatta Rajasa, ayah dari Rasyid Amrullah sudah melayat ke rumah duka Harun. Hatta menyampaikan belasungkawa, meminta maaf, sekaligus memastikan akan membantu biaya pemakaman dan perawatan korban. Hatta juga menyerahkan sepenuhnya kasus hukum anak bungsunya itu kepada polisi.
Mobil BMW X5 yang dikendarai Rasyid menghantam mobil Daihatsu Luxio sehingga mengakibatkan 2 orang tewas yakni Harun dan Raihan (14 bulan) pada Selasa (1/1) pagi.
Selain dua orang tersebut, juga terdapat 3 korban di mobil Luxio yang mengalami luka-luka, yakni Rival (8), Nung (32), dan Supriyati (30).
(ndr/mad)










































