Adapun suasana Kota Pekanbaru tampak sepi. Padahal jalanan Kota Pekanbaru pada penyambut malam pergantian tahun dipenuhi puluhan ribu masyarakat yang tumpah riah di jalanan.
Tidak adanya tempat rekreasi yang memadai, warga pun memanfaatkan mal sebagai tempat hiburan. Mal dijadikan tempat untuk bermain anak-anak bersama keluarganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mal SKA yang paling luas sarana parkir pun, sampai tak sanggub menampung kendaraan yang akan masuk. Sehingga banyak kendaraan roda dua dan roda empat, terpaksa parkir di luar.
"Hanya mal yang bisa jadi tempat hiburan keluarga di Pekanbaru ini," ujar Sahrul (39) seorang warga kepada detikcom, Selasa (1/1/2013) .
Alternatif lainnya, warga Pekanbaru bermain di alam terbuka di kawasan Alam Mayang. Di sana ada kolam untuk memancing, serta permainan anak-anak.
Di sini warga juga berkumpul bersama anak keluarganya untuk berteduh dibawah pohon yang rindang. Mereka membentang tikar yang disewakan pihak pengelola.
Pekanbaru, memang kota yang gersang soal hiburan keluarga. Itu sebabnya, bagi warga yang berkantong tebal, lebih memilih rekreasi ke kota Bukittinggi di Sumatera Barat, yang bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi sekitar 5 jam dari Pekanbaru.
(cha/asp)











































