Diperintah Mega Calonkan TK Jadi Ketua MPR, Puan: Stres Saya Dobel

Diperintah Mega Calonkan TK Jadi Ketua MPR, Puan: Stres Saya Dobel

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 31 Des 2012 14:00 WIB
Diperintah Mega Calonkan TK Jadi Ketua MPR, Puan: Stres Saya Dobel
Taufiq Kiemas dan Puan Maharani.
Jakarta - Perjalanan yang ditempuh Taufik Kiemas untuk menduduki posisi sebagai Ketua MPR-RI periode 2009-2014 rupanya tidak mulus begitu saja. Ketua Fraksi PDIP, Puan Maharani, harus gencar melakukan pendekatan politik untuk mewujudkan cita-cita sang ayah sesuai perintah ibunya.

"Pencalonan jadi Ketua MPR tidak begitu baik. Saya sibuk lobi-lobi kiri dan kanan bagaimana meloloskan calon dari PDIP," ungkap Puan dalam dalam peringatan ulang tahun ke-70 Taufik Kiemas di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (31/12/2012).

Putri bungsu pasangan Taufik Kiemas-Megawati Soekarnoputri ini menuturkan, ayahnya memang bercita-cita untuk menjadi Ketua MPR-RI. Sang Ibu mendukung sepenuhnya dan sebagai Ketum PDIP memerintahkannya membuka serta memuluskan langkah dari calon satu-satunya yang diusung oleh PDIP itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Stres saya dobel sebab ini bapak saya. Ibu saya menugaskan hanya boleh terpilih secara aklamasi. Alhamdulillah terpilih," imbuh Puan.

Dukungan yang sangat kuat dari Megawati terhadap Taufik Kiemas, rupanya sempat memunculkan pertanyaan bagi Puan. Maklum kondisi kesehatan ayahnya pada saat itu sedang kurang baik di samping usia yang cukup lanjut.

"Saya tanya 'kenapa mama izinkan papa untuk jadi Ketua MPR?'. Kalau tidak salah jawabannya 'siapa lagi yang bisa kita harapkan memimpin MPR kalau bukan papa kamu'," kenang Puan sambil menyeka air mata.

Selama menyampaikan sambutannya selaku wakil dari keluarga, Puan Maharani berulang kali menyeka air mata dan suaranya sempat terdengar terisak. Terutama ketika menyinggung sepak terjang orang tuanya dalam ranah politik di Indonesia.

"Bicara dicampur subyektifitas memang jadi agar mellow. Saya terlalu mellow, padahal kemarin-kemarin sudah berusaha agar tidak mengeluarkan air mata," kelakar wanita muda yang berkebaya warna kuning gading ini.

Acara peringatan ulang dihadiri oleh Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, sejumlah elit politisi dari berbagai parpol, Ketua MK Mahfudz MD, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Menkum HAM Amir Syamsuddin dan sejumlah tokoh nasional. Sekaligus dalam kesempatan pagi ini diluncurkan buku biografi Taufik Kiemas berjudul 'Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam. 70 Tahun Taufik Kiemas'.

(lh/tor)


Berita Terkait