Muladi Himbau Rekonsiliasi

Konflik Internal Golkar

Muladi Himbau Rekonsiliasi

- detikNews
Jumat, 24 Sep 2004 01:52 WIB
Jakarta - Mantan Dewan Penasehat Partai Golkar menghimbau Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung segera melakukan rekonsiliasi guna menghindari kemelut berkepanjangan di partai beringin.Hal ini diungkapkan Muladi usai mengikuti acara lokalatih penyusunan peraturan tatib dan kode etik DPRD kota di Hotel Red Top, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, Kamis (23/9/2004)."Saya kira Akbar Tandjung harus mendengarkan sesepuh Golkar, termasuk Sri Sultan. Tempuhlah jalan rekonsiliasi. Jangan hanya karena malu , karena koalisi gagal mengolkan capres Megawati, jadi mengambil tindakan main pecat, himbau Muladi.Menurut Muladi, partai golkar adalah partai yang besar dan memiliki Sumber Daya Manusia yang paling kuat. Jadi jangan mendemonstrasikan sesuatu yang tidak benar."Masih ada waktu untuk menempuh jalan rekonsiliasi. Tindakan main pecat membuat suasana semakin ramai saja," sesalnya.Akbar mundur?Muladi menambahkan, perihal wacana mundurnya Akbar dari jabatannya selaku Ketua Umum Partai Golkar harus ditentukan dalam musyawarah nasional (munas). Kalau munas menyatakan pertanggungjawabannya tidak diterima, maka otomatis Akbar harus mundur. Sementara Muladi juga mengatakan, langkah Golkar memecat Jusuf Kalla merupakan suatu bentuk intervensi politik."Tidak, dia tidak akan memecat Jusuf Kalla. Itu yang saya katakan diskirminatif. Ya bisa juga dikatakan sebagai investasi politik," kata Muladi. Bahkan Muladi menambahkan seharusnya Golkar segera meninggalkan warisan orde Baru yaitu melakukan tindakan asal pecat.Sedangkan pada kesempatan yang sama, Muladi juga menanggapi tindakan KPU yang melakukan penundaan sementara pelantikan Fahmi Idris. Tindakan yang diambil KPU dianggap sebagai tindakan yang bijaksana. Namun keputusan itu tentunya tidak permanen, keputusan KPU bisa kapan saja berubah. (dni/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads