Polisi Dalami Pendanaan 2 Terduga Teroris yang Ditangkap di Poso

Polisi Dalami Pendanaan 2 Terduga Teroris yang Ditangkap di Poso

- detikNews
Minggu, 30 Des 2012 14:07 WIB
Jakarta - Polisi menyebut keterlibatan dua terduga teroris yang dicokok di Poso, Sabtu (29/12) kemarin, terkait dengan peranannya dalam menyembunyikan dua terduga teroris yang selama ini menjadi target buruan Densus 88/Antiteror, Santoso dan Khairi. Namun demikian, polisi menyelidiki lebih lanjut keterlibatan dua terduga tersebut terkait pendanaan kelompol teror yang ada di Poso, Sulteng.

"Itu masih didalami," kata Kabagpenum Polri, Kombes Agus Rianto, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Minggu (30/12/2012).

Pernyataan tersebut disampaikan Agus menjawab dugaan pendanaan S dan R dalam aksi teror di Poso yang meresahkan warga setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang jelas yang bersangkutan ikut membantu menyembunyikan terduga teroris yang selama ini dicari petugas," imbuh Agus.

S ditangkap di wilayah Desa Labuan Kabupaten Poso, sementara R ditangkap di Poso Kota. Keduanya ditangkap Sabtu (29/12/2012) sekitar pukul 13.00 WIB. Keduanya juga diduga kuat ikut dalam pelatihan militer yang selama ini terungkap di Poso.

Agus menambahkan, S dan R hari ini tiba di Jakarta dengan pengawalan ketat Densus 88/Antiteror bersama tiga terduga teroris lainnya yang sebelumnya telah diamankan pihak kepolisian.

Dua terduga teror ditangkap saat baku tembak beberapa waktu lalu dan seorang lagi ditangkap dengan barang bukti motor bodong hasil curian untuk dijual dan dijadikan pendanaan aksi teror.

"Ada lima yang dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan intensif," kata Agus menolak merinci lokasi penahanan para terduga teror tersebut.

Agus mengatakan, penyidik memiliki waktu 7x24 jam untuk menguatkan keterlibatan para terduga teroris, khusus yang ditangkap kemarin.

"Jadi tidak ada istilah salah tangkap. Kalau dia dilepas, artinya alat bukti belum menguatkan, dan itu diatur dalam undang-undang," papar Agus.

(ahy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads