"Keterangan yang bersangkutan demikian, tapi kita tidak percaya begitu saja dan masih terus didalami," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP M Shaleh, di Mapolres Jaktim, Jl Matraman Raya, Minggu (29/12/2012).
Sampai saat ini, pihaknya masih membawa sopir angkot tersebut untuk menunjukkan pelaku pembajakan yang menewaskan seorang penumpang dan melukai tiga orang lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah minta ditunjukkan katanya pelakunya tidak ada dari preman yang terjaring," ujar Shaleh.
Angkot 06A jurusan Kampung Melayu-Gandaria dibajak oleh dua orang pengamen pada Jumat (28/12/2012) sekitar pukul 22.30 WIB. Satu orang tewas dan empat orang luka-luka karena berusaha melarikan diri dengan meloncat dari angkot yang melaju kencang ini. Pengamen tersebut juga menodongkan pisau lipat ke penumpang dan meminta ponsel dan dompet.
(ahy/nrl)











































