"Ada yang seperti dinamakan pakta integritas," kata Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid saat dihubungi, Sabtu (29/12/2012) malam.
Hidayat mengatakan, selain pakta integritas, PKS akan melakukan berbagai proses untuk menghadirkan calon legislatif (caleg) yang berkualitas, "Ada pendidikan, ada kursus, ada semacam ujian psikotes," ujar Hidayat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ada rapat untuk mengkritisi kinerja kami, ada memiliki dewan syariah yang siap memberikan sanksi jika ada DPR dari PKS yang bermasalah," katanya.
Selain PKS, pakta integritas anggota dewan juga dilakukan oleh Partai Demokrat (PD). Anggota DPR dari Fraksi PD diminta menandatangani pakta integritas. Pakta itu dibuat sebagai rambu- rambu agar anggota DPR dari PD lebih berhati-hati dalam bersikap.
Anggota PD harus menjaga diri dari hal-hal yang melanggar hukum. Dengan adanya pakta itu, maka anggota DPR yang melanggar akan diberi sanksi tegas oleh partai. Namun partai belum menetapkan sanksi yang disusun dalam pakta itu.
"Beliau meminta semua anggota yang ada di DPR menandatangani pakta integritas yang akan melindungi semua kader dari perbuatan-perbuatan yang tidak diinginkan atau melawan hukum," kata Wakil Ketua Umum PD, Max Sopacua, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/12).
(slm/trq)











































