Jokowi Sambangi Warga Taman Sari yang Akses Kampungnya Dipagari PT KAI

Jokowi Sambangi Warga Taman Sari yang Akses Kampungnya Dipagari PT KAI

Ray Jordan - detikNews
Sabtu, 29 Des 2012 17:40 WIB
Jakarta - Usai mengunjungi warga Jalan Hang Jebat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo langsung menuju perkampungan warga yang bersebelahan dengan rel kereta api di wilayah Jalan Lada Dalam, Taman Sari, Jakarta Barat. Jokowi hendak melihat langsung kondisi warga yang akses keluar-masuknya ditutup oleh PT KAI.

Pantauan detikcom, Sabtu (29/12/2012), kedatangan Jokowi langsung disambut ratusan warga yang didominasi oleh ibu-ibu dan anak-anak. Mereka kompak meneriakkan nama Jokowi.

"Hore Jokowi datang. Hidup Jokowi," ujar warga Jalan Lada Dalam, RT 06 RW 06, kelurahan Pinagsia, kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski dikerumuni warga, Jokowi langsung bergerak meninjau lokasi pemagaran pinggiran rel yang dianggap warga sebagai penutupan akses keluar dan akses masuk wilayah tersebut. Salah seorang warga menyampaikan pesan kepada Jokowi, agar PT KAI mau membuatkan pintu untuk akses keluar dan masuk wilayah tersebut.

"Permintaan warga jika mau buat pagar ada pintunya, untuk keselamatan. Pintu darurat jika ada kejadian yang gimana. Soalnya kalau menyelamatkan diri pasti ke rel. Misalnya kalau ada kebakaran. Karena untuk masuk ke kampung ini hanya itu akses keluarnya," ujar Ketua RT 06 Sarno Yasagi kepada Jokowi.

Jokowi pun mengatakan, permasalahan ini perlu diperbincangkan kembali antara warga setempat dengan PT KAI. Jokowi juga mengingatkan agar warga yang notabenenya adalah pedagang di wilayah Stasiun Kota (Beos) dan sekitaran Taman Sari, untuk berhati-hati saat menyeberangi rel tersebut.

"Kita ingin agar ada keadilan. Kalau rakyat yang keliru, ya disadarkan. Kenapa yang kecil yang dikalahkan. Masalah jalan nanti kita carikan jalan, biar masyarakat punya jalan. Tapi harus hati-hati terkait keselamatan warga," kata Jokowi.

(jor/nvc)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini