Ada Peluang Pemerintahan SBY Berhenti di Tengah Jalan
Kamis, 23 Sep 2004 18:20 WIB
Jakarta -
Mantan ketua PRD Budiman Sujatmiko memperkirakan ada peluang pemerintahan SBY terhenti di tengah jalan. Budiman juga memprediksi akan muncul mobilisasi politik ekstra parlementer. Hal ini disampaikan Budiman Sujatmiko saat menjadi pembicara dalam Diskusi Kamisan Radio 68 H di Hotel Sahid Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Kamis (23/9/2004). Diskusi bertema 'Hasil Pemilu dan Konsolidasi Demokrasi.'"Karena karakter SBY yang mengentertainer every body, ingin memuaskan semua pihak, tetapi tidak akan ada yang terpuaskan. Maka peluangnya, fifty-fifty dia akan bertahan," kata dia. Selain itu, kata dia, di tengah-tengah pemerintahan SBY, kemungkinan besar akan terjadi mobilisasi politik ekstra parlementer. "Ini terjadi, bila kondisi ketidaktegasan SBY sudah mencapai titik jenuh masyarakat," ungkapnya.Untuk mempertangguh pemerintahannya, menurut Budiman, SBY harus percaya diri dan tidak perlu mengemis-ngemis dalam penyusunan kabinet. Namun, masalahnya, bagi Budiman, SBY itu merupakan orang yang termasuk kurang percaya diri. "Itu yang menjadi problem bagi dirinya," ungkapnya. Budiman juga menyampaikan, ada dua hal yang menakutkan terpilihnya SBY menjadi presiden. Pertama, institusi partai tidak menjadi penting dibanding pencitraan terhadap seseorang. Kedua, kerja keras membangun politik untuk berdemokrasui, tidak menjadi berpengaruh dibanding zigzag politik di menit-menit terakhir.
(asy/)










































