"Zamannya Pak Sutiyoso kan sudah dikumandangkan itu, tapi setelah dikaji kan tidak ada hasilnya. Ini bukan barang baru, sejak 15 tahun yang lalu, tapi tidak dilaksanakan," ujar Inggard usai mengikuti rapat catatan akhir tahun di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Politikus Golkar itu menilai kebijakan ganjil genap akan mendorong masyarakat untuk membeli kendaraan baru. Menurut dia, daripada menerapkan aturan ganjil genap, Pemprov DKI lebih baik fokus menambah transportasi massal seperti MRT dan TransJakarta.
"Ganjil genap itu akan mendorong orang untuk beli mobil lagi dong. Apa itu memecahkan masalah? Masalahnya sekarang bagimana menambah transportasi yang sifatnya massal, yaitu MRT dan Busway. Kalau dibikin ganjil genap tidak ada angkutan umum yang memadai, mau naik apa? naik sayap?" ujar Inggard.
Sebelumnya Gubernur DKI Jokowi merencanakan akan memulai program ganjil-genap awal tahun depan. Diharapkan program tersebut dapat mengatasi masalah kemacetan Jakarta.
(tor/tor)











































