Pendukung SBY di Yogya Juga Cukur Gundul

Pendukung SBY di Yogya Juga Cukur Gundul

- detikNews
Kamis, 23 Sep 2004 17:12 WIB
Yogyakarta - Makin hari, sepertinya akan makin banyak orang Indonesia yang berkepala pelontos. Ini gara-gara ulah pendukung SBY yang mencukur rambutnya sampai gundul. Setelah Semarang, Palu, dan Makassar, pendukung asal Yogya juga melakukan hal yang sama. Cukur gundul bareng ini melibatkan sekitar 100 pendukung pasangan SBY-Kalla. Aksi cukur gundul ini sebagai nazar dan ungkapan rasa syukur karena hasil perolehan suara sementara SBY menang. "Meski belum ada pengumuman hasi perhitungan resmi dari KPU, kami yakin SBY-JK akan menang. Karena ini, kami sudah memiliki nazar akan potong gundul bersama-sama kalau SBY-JK menang," kata Penasihat Relawan Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla Yesss (S Bayyu Yess) Bambang Waskito di sela acara potong masal, Kamis (23/9/2004) di Dusun Maguwo Desa Baturetno Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul.Pada saat acara pemotongan rambut, ada empat orang pemangkas rambut yang sengaja didatangkan panitia untuk mencukur. Dua orang pencukur rambut di antaranya berasal dari sebuah salon di sekitar Desa Baturetno. Mereka diborong panitia dengan ongkos Rp 150 ribu/orang. Dua orang lagi adalah simpatisan SBY yang punya keahlian mencukur rambut.Satu persatu, massa pendukung SBY duduk berjajar di sebuah teras rumah milik Bambang. Mereka pun dengan sabar menunggu giliran untuk dipotong, sambil mengomentari dan bersendau gurau dengan rekannya yang sedang dipangkas rambutnya. Di lokasi itu, juga terpasang dua buah gambar SBY mengenakan peci dengan baju koko muslim warna putih.Menurut Bambang, pada pendukung S Bayu Yess yang sudah mendaftarkan diri acara cukur gundul itu mencapai 100-an. Mereka sebagian besar adalah pendukung SBY dari Banguntapan, Piyungan dan sekitarnya. "Cukur gundul Ini bukan untuk gagah-gagahan. Namum ini untuk memenuhi nazar saja," katanya.Menurut dia, potong gundul ini secara filosofis dimaksudkan untuk membuka selubung yang selama ini melekat di kepala para pimpinan negeri ini. Harapannya di bawah kepemimpinan SBY-JK nanti akan tercipta iklim keterbukaan yang demokratis. "Orang gundul itu kan silir, sejuk rasanya serta tidak panas atau gerah. Makanya kami juga mengharapkan akan tercipta iklim yang sejuk di negeri ini," imbuh Bambang.Salah satu peserta potong gundul Purwo Harsono (71) mengaku, dirinya potong gundul karena sudah nazar jauh hari sebelum pilpres dilaksanakan. "Sudah jadi tekad saya untuk ikut gundul hari ini karena Pak SBY akan menang. Saya yakin Pak SBY akan mampu membawa negeri ini dalam suasana damai," kata pensiunan tentara itu.Sedangkan Ria salah satu pemangkas rambut yang mendapat order mencukur gundul massal itu mengaku senang karena mendapat borongan mencukur. "Kami dibayar Rp 150.000 untuk memotong simpatisan SBY ini. Seneng mas karena kita dapat duit. Meski banyak yang dicukur tapi kalau potong gundul itu lebih cepat dan mudah," kata dia. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads