"Sekarang lagi ditranskrip. Nanti mereka (Komisi X) juga akan diwawancara," jelas anggota BPK Agung Firman dalam jumpa pers di BPK, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Agung juga menjamin tak ada conflict of interest dalam audit itu. Sebelumnya sempat terlempar tudingan terkait posisi Agung yang dikaitkan dengan ayahnya Kahar Muzakir yang juga duduk di Komisi X. Sepenuhnya kini pengarah audit jilid dua ada di tangan Ketua BPK Hadi Purnomo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agung juga menegaskan, proses permintaan audit datang atas inisiatif DPR pada Desember 2011. Para anggota BPK, baru bertugas pada April 2012. Jadi amat jauh dari adanya tudingan conflict of interest.
"Seluruh bahan-bahan yang kita dapat, rekaman sudah diambil dan sudah ditranskrip. Hasil audit, memperkuat yang pertama. Ada yang baru akan disajikan," terangnya.
(ndr/gah)











































