Taufiq Gandeng Puan ke SBY, Gerindra Tak Merasa Ditinggalkan PDIP

Taufiq Gandeng Puan ke SBY, Gerindra Tak Merasa Ditinggalkan PDIP

- detikNews
Kamis, 27 Des 2012 10:35 WIB
Taufiq Gandeng Puan ke SBY, Gerindra Tak Merasa Ditinggalkan PDIP
Foto: Istana Negara
Jakarta -

Politikus senior PDIP Taufiq Kiemas mengajak putrinya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Partai Gerindra tak yakin pertemuan ini membawa PDIP merapat PD, karena sikap politik PDIP ada di tangan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Gerindra tidak merasa ditinggalkan atau tidak dirugikan dengan manuvernya Pak Taufiq Kiemas. Bagaimanapun Pak Taufiq adalah pemimpin nasional sekaligus Ketua MPR, beliau berhak membawa Bu Puan yang juga calon pemimpin PDIP bertemu SBY," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada detikcom, Kamis (27/12/2012).

Lagi pula, lanjut Muzani, keputusan politik PDIP ada di tangan Megawati. Sementara hingga saat ini menegaskan PDIP tetap akan konsisten di luar pemerintahan sampai 2014. Muzani yakin sekali koalisi PDIP di Pilpres juga akan diputuskan sendiri oleh Megawati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira sekali lagi kalau Pak Taufiq merapat ke Demokrat, Gerindra tidak merasa ditinggalkan. Selama ini keputusan akhir ada di tangan Ketua Umum dalam hal ini Ibu Mega. Jadi apa yang dilakukan Pak Taufiq tidak mengkhawatirkan," katanya.

Gerindra juga masih berharap mendapat dukungan PDIP di Pilpres 2014 nanti. Sejumlah pihak menyebut ada kesepakatan antara Megawati dan Prabowo di Pilpres 2009 lalu terkait dukungan ke Prabowo di Pilpres 2014.

"Tentu kita harapkan hubungan baik tetap terjaga. Jadi saat ini kami fokus melakukan konsolidasi untuk mencapreskan Pak Prabowo. Kita konsentrasi dengan apa yang kita lakukan," tandasnya.

Taufiq Kiemas mengajak serta Puan Maharani menemui Presiden SBY di kantor Presiden di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/12/2012) kemarin. Dalam pertemuan tersebut Taufiq menyerahkan buku biografi 70 tahun perjalanan hidupnya.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini