Laks Tidak Muncul di DPR

Laks Tidak Muncul di DPR

- detikNews
Kamis, 23 Sep 2004 15:08 WIB
Jakarta - Meneg BUMN Laksamana Sukardi tidak tampak ikut mendampingi Presiden Megawati saat berpidato di depan sidang MPR, Kamis (23/9/2004). Padahal, para menteri kabinet Gotong Royong mendampinginya. Undangan untuk menghadiri sidang MPR ini merupakan acara resmi kenegaraan. Bila sampai Laks tidak hadir, berarti ada sesuatu hal yang lebih penting dari acara di MPR ini. Ke mana politisi PDIP yang biasa disapa dengan Laks itu? Ketidakhadiran Laks sebelumnya juga telah menjadi tanda tanya saat rapat kerja dengan Komisi IX di gedung DPR pada Rabu (22/9/2004) malam. Saat itu, Raker seharusnya mengambil keputusan mengenai divestasi Merpati dan BNI. Namun, dalam raker itu, dua menteri terkait tidak datang. Yaitu Menkeu Boediono dan Meneg BUMN Laksamana Sukardi. Alasan ketidakhadiran Boediono jelas. Yaitu, karena dia sedang menghadiri rapat dengan Panitia Anggaran. Namun, alasan Laks kurang jelas, sehingga wajar saja bila menimbulkan berbagai spekulasi. Menurut Ketua Komisi IX DPR Emir Moeis, ketidakhadiran Laks, karena sedang berada di luar kota. Namun, Emir tidak bisa menjelaskan secara detil mengenai hal itu. "Saya tidak tahu penjelasan dari stafnya katanya ada tugas ke luar kota. tapi, dia tidak lari kok," ujar Emir sambil tertawa.Saat itu, Emir memang sempat ditanya wartawan terkait tidak hadirnya Laks. Santer beredar isu bahwa Laksamana meninggalkan Indonesia dan kabur ke luar negeri seiring kekalahan Megawati-Hasyim dalam pilpres. Kalahnya Mega, berarti kesempatan Laks untuk bertahan menjadi menteri negara BUMN sirna sudah. Atas hal inilah, Laks diisukan kabur ke luar negeri dengan membawa sejumlah uang. Isu ini beredar juga karena selama ini Laks dinilai sebagai menteri yang bermasalah, karena sebagai pihak yang paling getol melakukan privatisasi BUMN. Isu miring mengenai Laks itu sudah muncul sejak sehari setelah pilpres 20 September lalu. Selain Laks, Menperindag Rini Suwandi diisukan juga ikut kabur. Namun, isu mengenai Rini terbantahkan. Pasalnya, Kamis (23/9/2004) Rini tampak mendampingi Presiden Megawati saat membacakan pidato kenegaraan di Sidang MPR. Nah, Laks? Ketidakhadiran saat mendampingi Megawati menguatkan kembali isu tersebut. Bahkan siang ini, sejumlah SMS beredar yang memberitakan Laks telah kabur ke Perth, Australia. Dari Australia, Laks diisukan akan melanjutkan perjalananya ke Kanada, karena memiliki status 'permenent residence' di sana. Isi SMS itu berbunyi, "Laks kabur ke LN. Hari ini tidak nongol di MPR. Kemarin sore dari Jakarta, Laks naik SQ 159 ke Singapura, lalu ke Perth, Australia. Ada info, ultimate detisnation Canada, yang tidak ada extradition treaty dengan RI. Dia sudah punya permanet residence status dan cukup jauh. Tidak seperti Singapura, yang just next door". Benarkah isu ini? Belum ada bukti dan klarifikasi. Namun, sejumlah pihak yang mengaku mengenai Laks membenarkan bahwa Laks sedang berada di Perth, Australia. "Tapi, Laks hanya menengok anaknya yang sedang sakit di sana," kata sumber itu. Sampai sekarang, belum ada penjelasan resmi dari pihak Laks atau Humas Kementerian BUMN mengenai tidak munculnya Laks dan isu miring ini. Jadi, karena ini hanya isu, kebenarannya pun diragukan. Karena itu, ada benarnya juga bila Emir Moeis mengatakan, "Kenapa, kamu pikir dia kabur. Tidak." (asy/)


Berita Terkait