"Sebagian besar presiden AS itu pengacara lho," kata Farhat saat berbincang, Rabu (26/12/2012).
Farhat mengaku dirinya sudah makan asam garam menjadi pengacara. Kini dia pun merambah dunia politik. Tidak main-main kursi presiden yang dia incar.
"Uang saya memang tidak sampai triliunan tapi cukuplah untuk nyapres. Nanti kan bisa seperti Obama yang mengumpulkan dana dari masyarakat," jelas Farhat.
Dia juga menyampaikan, dirinya pun siap berdebat tentang filosofi hukum dan kenegaraan dengan sejumlah Capres lain. "Siap saya berdebat dengan Mahfud MD, Rhoma Irama atau yang lain," terangnya.
Farhat mengaku didukung keluarga dan Partai Pemuda Indonesia. Awalnya dahulu dia ingin bergabung ke Partai Demokrat, tapi belakangan dia tidak mendapat respon positif.
"Saya ingin Indonesia maju dan sejahtera, saya juga ingin memajukan seni dan budaya Indonesia," jelas Farhat yang sudah berkampanye lewat twitter ini.
(ndr/mok)











































