Fadel Sayangkan Akbar Umbar Konflik Internal Golkar

Fadel Sayangkan Akbar Umbar Konflik Internal Golkar

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 26 Des 2012 11:50 WIB
Fadel Sayangkan Akbar Umbar Konflik Internal Golkar
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad menyayangkan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengungkap konflik internal Golkar ke masyarakat. Fadel menyarankan masalah ini lekas diselesaikan internal Golkar.

Akbar Tandjung memang mengungkap adanya kekecewaan DPD II Golkar terkait pencapresan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Akbar menyebut DPD II Golkar kecewa karena tidak dilibatkan dalam Rapimnas Golkar menyangkut penetapan Ical sebagai capres Golkar pada bulan Juli 2012 lalu.

Akbar juga menegaskan perlunya DPD II Golkar dilibatkan dalam Rapimnas Golkar pada bulan Juli 2013 mendatang. Akbar menekankan pentingnya restu DPD II Golkar dalam pencapresan Ical. DPD II Golkar dianggap mesin partai paling bawah yang akan berpengaruh pada elektabilitas Ical yang sejauh ini belum meningkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Fadel, hal semacam ini seharusnya disampaikan Akbar secara internal saja. Tak perlu mengumbar surat Wantim Golkar juga menyangkut pengkajian elektabilitas Ical.

"Saya menyayangkan Pak Akbar ramaikan di media atau di luar," keluh Fadel menanggapi konflik internal Golkar yang sudah mengemuka. Hal ini disampaikan Fadel kepada detikcom, Rabu (26/12/2012).

Memang pernyataan keras Akbar telah memanaskan suhu politik internal Golkar. Ical secara tegas menyatakan saran dari Wantim terkait pengkajian elektabilitasnya tak akan dilakukan. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham juga menyerukan bahwa Akbar telah mempreteli pencapresan Ical. Idrus meminta Akbar menyudahi provokasinya dan mengancam akan memberikan teguran keras kepada mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Untuk masalah ini Fadel kurang sepakat. Dia berharap masalah ini lekas diselesaikan tanpa memperluas konflik.

"Ya sebaiknya jangan konflik. Sebaiknya diselesaikan secara internal saja," tandasnya.

(van/nrl)


Berita Terkait