"2013 atau setahun menjelang pemilu, korupsi pasti akan mengalami peningkatan karena kebutuhan akan pendanaan politik untuk pemilu 2014 akan semakin tinggi. Hal ini juga melahirkan koruptor "nekat". Karena dia berani ambil risiko sewaktu-waktu tertangkap oleh aparat penegak hukum dan juga KPK," jelas aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho kepada detikcom, Rabu (26/12/2012).
Modus suap juga akan menjadi yang paling menonjol, tapi caranya lebih canggih dan halus. "Misal dengan bungkus jual beli atau perjanjian pinjam meminjam atau prosesnya dilakukan di luar negeri," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Partai politik dan parlemen akan menjadi musuh utama pemberantasan korupsi tahun 2013 Hal ini karena banyak petinggi partai yang diperiksa dan dijerat oleh KPK dan kebutuhan pendanaan politik mengharuskan mereka untuk melakukan sesuatu untuk menyingkirkan penghalang," urainya.
(ndr/nrl)











































