PPP Duga SBY Reshuffle Kabinet Besar-besaran Awal 2013

PPP Duga SBY Reshuffle Kabinet Besar-besaran Awal 2013

- detikNews
Rabu, 26 Des 2012 09:55 WIB
PPP Duga SBY Reshuffle Kabinet Besar-besaran Awal 2013
Kabinet Indonesia Bersatu
Jakarta - Sekjen PPP M Rohamurmuziy meyakini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan memutuskan terkait reshuffle kabinet pada awal 2013. SBY dinilai akan melakukan reshuffle kabinet setelah Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) merilis hasil evaluasi Kementerian sepanjang 2012.

"Presiden SBY adalah presiden yang rasional. Kalau berdasar rasionalitas, saya lihat reshuffle akan dilakukan setelah berakhir tahun anggaran 2012. Jadi awal tahun 2013. Dan nanti berbasis kinerja bukan like and dislike atau pertimbangan politik semata," kata Romahurmuziy, kepada detikcom, Rabu (26/12/2012).

Menurut Romi, demikian disapa, Presiden SBY akan menggunakan laporan UKP4 sebagai landasan pertimbangan. Romi menduga akan ada reshuffle kabinet yang cukup luas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertimbangannya tidak akan SBY langsung, tapi dengan melihat laporan UKP4. Kemarin juga UKP4 telah memberikan laporan terbaru. Saya menilai reshuffle yang dilakukan SBY akan lebih luas, karena ini terkait dengan kebutuhan Presiden untuk membangun kembali harapan dengan dilakukannya reshuffle ini. Jika reshuffle hanya bersifat minor, maka tidak akan mewujudkan harapannya," kata Romi.

Namun reshuffle kabinet ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi peningkatan kinerja Kementerian harus didongkrak sebagai respons atas underperform-nya pembantu presiden. Sisi lainnya, sebagai upaya membangun harapan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

"Namun Presiden juga makhluk politik, pertimbangan politik ini terpulang kepada SBY. Apakah setelah semua data disajikan oleh UKP4, setelah semua keperluan perombakan kabinet sudah lengkap, apakah SBY akan mereshuffle kabinet atau tidak, itu hanya SBY dan Tuhan yang tahu," tandasnya.

(van/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads