"Presiden SBY adalah presiden yang rasional. Kalau berdasar rasionalitas, saya lihat reshuffle akan dilakukan setelah berakhir tahun anggaran 2012. Jadi awal tahun 2013. Dan nanti berbasis kinerja bukan like and dislike atau pertimbangan politik semata," kata Romahurmuziy, kepada detikcom, Rabu (26/12/2012).
Menurut Romi, demikian disapa, Presiden SBY akan menggunakan laporan UKP4 sebagai landasan pertimbangan. Romi menduga akan ada reshuffle kabinet yang cukup luas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun reshuffle kabinet ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi peningkatan kinerja Kementerian harus didongkrak sebagai respons atas underperform-nya pembantu presiden. Sisi lainnya, sebagai upaya membangun harapan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.
"Namun Presiden juga makhluk politik, pertimbangan politik ini terpulang kepada SBY. Apakah setelah semua data disajikan oleh UKP4, setelah semua keperluan perombakan kabinet sudah lengkap, apakah SBY akan mereshuffle kabinet atau tidak, itu hanya SBY dan Tuhan yang tahu," tandasnya.
(van/nrl)











































