"Tidak ada kerusakan pada radar atau masalah pada Uninteruptible Power Supply (UPS)," ujar Ketua KNKT, Tatang Kurniadi di kantor Angkasa Pura II, Cengkareng, Banteng, Senin (24/12/2012).
Tatang menjelaskan, pemberitaan soal matinya radar di bandara terbesar di Indonesia itu tidaklah benar. Termasuk soal terjadinya near miss pesawat saat radar mati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investigasi ini melibatkan beberapa pihak seperti dari TNI Angkatan Udara, KOHANUDNAS, PT Angakasa Pura II, Ditjen Perhubungan Udara, dan PT PLN. Tatang menambahkan, tujuan dari investigasi ini adalah untuk memperbaiki tingkat safety penerbangan dan mencegah hal serupa tidak terulang lagi.
"Ini hanya untuk perbaikan safety, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Bandara Sukarno Hatta dan kita tegaskan tidak ada satu pesawat pun yang mengalami kecelakan,β ucapnya.
(fiq/rvk)











































