Ogah Mengungsi, Warga Kampung Pulo Berenang Demi Makan Siang

Jakarta Banjir

Ogah Mengungsi, Warga Kampung Pulo Berenang Demi Makan Siang

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Senin, 24 Des 2012 14:07 WIB
Ogah Mengungsi, Warga Kampung Pulo Berenang Demi Makan Siang
Gang-gang sempit menyulitkan petugas mendistribusikan bantuan (foto: edward f kusuma/detikcom)
Jakarta - Warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, nyaris tak bisa beraktivitas normal karena banjir. Tapi mereka memilih bertahan. Demi memperoleh makan siang, mereka siap jika diharuskan berenang.

Hesti, salah satu warga Kampung Pulo, meliuk-liuk di tengah gang yang tergenang di RT 3 RW 3 Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (24/12/2012). Dia mengapung dengan bantuan ban hitam. Tangannya menenteng plastik berwarna hitam.

Kok nggak mengungsi Bu? "Ah sudah biasa mah kalau banjir gini. Kagak usah (mengungsi)," jawabnya enteng.

Hesti mengaku belum mendapatkan makan siang. Karena itu, dia harus keluar rumah dan mengambilnya dari posko banjir. Caranya ya berenang.

Di bagian lain, tiga warga yang kebagian tugas mengevakuasi melintas dengan perahu buatannya. Salah satu di antaranya menghilangkan penat dengan menyanyikan lagu, "Jakarta kebanjiran, Bogor angin ribut, Rumeh ane kebakaran gare-gare kompor mleduk, Ati ane gemeteran, wara-wiri keserimpet, Rumah ane kebanjiran gara-gara got mampet ..."

"Mau nyari makan siang. Tadi pagi baru roti dan kacang hijau. Ini belum dapat (makan siang)," kata salah satu 'tim evakuator' tersebut, Asep.

Posko korban banjir terletak 400-500 meter dari terendamnya rumah-rumah penduduk. Sebagian warga harus berenang untuk mendapatkan berbagai jenis bantuan.

Lurah Kampung Pulo, Bambang Pangestu memastikan bantuan selalu ready. Namun petugas agak kesulitan mengantar bantuan tersebut orang per orang. Warga yang disarankan mengambil di posko.

Ketinggian air di beberapa titik di kampung tersebut, nyaris 3 meter. Warga nekat bertahan karena lantai dua rumah mereka aman dari genangan. Imbasnya, hanya untuk mendapatkan makan siang, mereka memang harus berenang.

(trw/gah)


Berita Terkait