Mega Berterima Kasih PBB Akui Kedaulatan NKRI
Kamis, 23 Sep 2004 12:02 WIB
Jakarta - Presiden Mega mengucapkan terima kasih PBB mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sedangkan prioritas politik luar negeri Indonesia adalah ASEAN."Kita mengucapkan terima kasih dan penghargaan untuk seluruh negara anggota PBB yang sudah mengakui dan menghormati keutuhan dan kedaulatan NKRI."Demikian kata Mega dalam Pidato Presiden tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan GBHN tahun 1999-2004 dalam Sidang Tahunan MPR di Gedung DPR/MPR Jakarta, Kamis (23/9/2004).Dituturkan dia, terpusatnya perhatian pemerintah pada pelaksanaan reformasi dalam negeri tidak diartikan mengabaikan pentingnya hubungan luar negeri. Hubungan tersebut telah dan akan terus dilaksanakan secara konsisten, baik konteks bilateral, regional maupun multilateral dan global."Kita menempatkan ASEAN sebagai prioritas utama politik luar negeri kita. Tahun 2003 kita mendukung dan mengesahkan Bali Concord kedua yang bertujuan tercapainya integrasi penuh ASEAN tahun 2020 dalam wadah ASEAN Community," ujarnya.Konsep ASEAN Community, jelas dia, bertumpu pada 3 pilar, yaitu ASEAN Security Community, ASEAN Economic Community, dan ASEAN Socio Cultural Community.Indonesia, lanjutnya, juga berperan aktif dalam proses kerja sama Asia Timur melalui ASEAN Plus Three, dengan mengajak 3 negara Asia lain, yakni Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan.Pemerintah, sambung dia, juga perlu meneruskan upaya peningkatan kerja sama dengan negara-negara lain di dunia untuk memulihkan prinsip multilateralisme. Salah satunya adalah Konvensi Asia Afrika yang sejak tahun 2001 telah ditingkatkan secara konkret dalam kerja sama selatan-selatan."Mudah-mudahan acara peringatan 50 tahun Konvensi Asia Afrika yang akan diselenggarakan di Bandung tahun depan, dapat kita manfaatkan untuk lebih mengonsolidasikan kerja sama tersebut," demikian Mega.
(sss/)











































