Ini Cara Ahok Keruk Gunung Sampah

Hari ke-68 Jokowi

Ini Cara Ahok Keruk Gunung Sampah

- detikNews
Sabtu, 22 Des 2012 14:41 WIB
Ini Cara Ahok Keruk Gunung Sampah
Jakarta - Gunungan sampah menghiasi wajah sunga-sungai di Ibukota. Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) punya sejumlah cara untuk mengatasinya.

Ahok menjelaskan pengerukan sampah sebagian dikelola oleh pihak swasta. Pemprov DKI Jakarta hanya sebatas ikut mengelola penjagaan sampah.

"Jadi sebagian masih swasta tetapi penjagaan itu, kita ingin kelola karena kontraknya itu kan hanya konsep sampah yang diangkut. Begitu volumenya cukup diangkut, ini berantakan akhir tahun. Berantakan mereka biarkan, harusnya kontrak itu kan berdasarkan performence kan," papar Ahok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikan Ahok di sela-sela acara Bakti Sosial dan Sunatan Massal digelar di kantor Lurah Tanah Sereal, Jalan Mansyur nomor 116, Jakarta Barat, Sabtu (22/12/2012).

"Jadi kalau kita mengatakan sungai ini, ruas jalan ini, harus bersih dari sampah kita nggak berbicara berapa sampah yang diangkut. Kalau seperti itu tidak ada pihak yang mau kerjakan karena volumenya tidak terukur. Kalau tidak terukur ya kita pekerjakan orang saja," lanjut Ahok.

Selain itu, Ahok berencana mempekerjakan siapapun yang bersedia berkubang di sungai nan penuh sampah dan bakal diberi gaji berkisar Rp 2 juta per bulan.

"Kalau orang dikasih Rp 2 juta saja kita taruh 2.000 orang baru Rp 48 miliar satu tahun. Kasih swasta turunin sampah bisa Rp 90 miliar. Saya lebih baik beli 20 alat," ujar suami Veronika Tan ini.

Ahok mengaku menganggarkan Rp 70 hingga 100 miliar lebih untuk beli alat baru pengeruk sampah. "Ada penyedot, pengebor, semua lengkap. Jadi kalau ada sungai yang kotor, kita pasang saja," kata pria yang terbalut batik warna biru ini.


Sudah dianggarkan kapan? "Anggaran tahun depan," jawab Ahok.



(aan/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads