"Untuk Operasi Lilin, semua gereja menjadi prioritas pengamanan selama Natal dan tahun baru 2013," kata Kapolda DIY, Brigjen Sabar Rahardjo seusai acara apel Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Mapolda DIY, di Ringroad Utara, Depok, Sleman, Jumat (21/12/2012).
Menurut Sabar, pengamanan ini merupakan langkah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama umat Nasrani saat merayakan Natal dan puncak pergantian malam Tahun Baru 2013 nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua gereja akan kita pantau pengamanannya baik menjelang dan saat perayaan Natal nanti," katanya.
Sementara itu, Karo Ops Polda DIY, Kombes Arief Pranoto menambahkan kriteria rawan dinilai dari letak geografi dan jumlah jemaat yang mengikuti misa. Pengamanan akan dilakukan oleh kepolisian bersama jajaran TNI, ormas dan Linmas. Selama Natal dan Tahun Baru 2013, secara keseluruhan Polda menerjunkan 1.510 personel.
"Jumlah personel yang akan menjaga bervariasi jumlahnya berkisar antara 15-25 anggota kepolisian," kata Arief.
Untuk gereja kategori rawan, lanjut dia, akan di jaga sekitar 25 polisi ditambah unsur TNI, ormas dan Linmas. Sementara untuk gereja lain akan dijaga 12 personel. "Kita berharap semua berjalan lancar dan tidak ada gangguan atau ancaman kamtibmas," pungkas Arief.
(bgk/trw)











































