Ahok: DPRD Dukung Program Benahi Jakarta

Hari ke-67 Jokowi

Ahok: DPRD Dukung Program Benahi Jakarta

- detikNews
Jumat, 21 Des 2012 16:11 WIB
Ahok: DPRD Dukung Program Benahi Jakarta
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyambut baik pandangan fraksi di DPR terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD DKI tahun anggaran 2013. Ahok senang anggota dewan mendukung program pembenahan Jakarta.

"Kawan-kawan fraksi dari pandangannya itu sangat mendukung dari program unggulan yang kami lakukan," kata Basuki di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2012).

Tapi Ahok menolak menanggapi pandangan umum Fraksi Demokrat yang mengkritik program Pemprov DKI. "Itu tanyakan ke Pak Gubernur," kilahnya.

Fraksi yang memberikan pandangan umum terhadap RAPBD 2013 adalah Fraksi Gerindra, Fraksi Partai Hanura, Fraksi PAN-PKB, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PKS, Fraksi PDIP, Fraksi Golongan Karya, dan Fraksi PPP.

Fraksi PPP dalam pandangan umumnya mendukung program unggulan yang dimotori Gubernur Jokowi dan Wagub Ahok. Tapi F-PPP memberikan catatan atas program-program tersebut.

"Penataan kampung dan kantong kumuh, niat ini sangat baik dan luhur. Kami sangat mendukung, namun tidak semudah yang dibayangkan karena ini menyangkut desain tata ruang agar tepat sasaran," kata Ketua F-PPP, Maman Firmansyah.

PPP juga menyoroti kebijakan pemberian hibah kendaraan untuk Metromini dan Kopaja. Menurutnya peremajaan angkutan umum dapat diberikan dengan menurunkan biaya retribusi. "Bukan dengan pemberian hibah secara langsung," ujarnya.

Mengenai program Kartu Jakarta Sehat, PPP meminta Pemprov menghitung beban biaya operasional yang harus ditanggung rumah sakit dan puskesmas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oleh karena itu PPP mengusulkan Gubernur-Wagub melakukan pengkajian agar dapat meminimalisir penyimpangan di lapangan," tambah Maman.

Selain itu, PPP meminta Gubernur/Wagub menjelaskan program Kartu Jakarta Pintar dengan alasan program ini tidak berbeda dengan program pendahulu Jokowi-Ahok. "Mohon penjelasannya," kata Maman.

(fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads