Curhat Mereka yang Terjebak Macet: Dari Nahan Pipis Sampai Nahan Lapar

Curhat Mereka yang Terjebak Macet: Dari Nahan Pipis Sampai Nahan Lapar

Indra Subagja - detikNews
Jumat, 21 Des 2012 16:13 WIB
Curhat Mereka yang Terjebak Macet: Dari Nahan Pipis Sampai Nahan Lapar
Jakarta - Mereka yang terjebak macet di Jakarta sore ini benar-benar menderita. Bayangkan saja, berjam-jam berada di atas mobil, tak bergerak. Yang bikin parah adalah harus menahan pipis dan menahan lapar.

"Seandainya saja ada tukang bakso di ruas Sudirman, pasti gue borong," kata Tya (32), karyawati di sebuah bank di Jakarta saat berbincang dengan detikcom, Jumat (21/12/2012) pukul 15.45 WIB.

Tya menuturkan, di ruas Rasuna Said masih agak tertolong. Kadang ada tukang bakpao dan minuman yang nongkrong di tengah kemacetan menawarkan makanan. Nah, bila di ruas Sudirman atau Thamrin siap-siap saja menahan sabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya akhirnya pasrah. Semoga macet bisa segera diatasi," imbuh Tya yang kini masih terjebak macet di Sudirman menuju Thamrin.

Sama seperti Tya, Budi (36) juga merasakan tak enaknya terjebak macet. Yang paling riskan kala menahan pipis. Bayangkan, Budi sampai menahannya beberapa jam.

"Ya apalagi AC mobil dingin, makin tambah," imbuhnya.

Solusinya mungkin mampir ke kantor rekannya atau juga ke pom bensin. "Ya itu pilihan terpaksa," tegas pria yang menjadi eksekutif di sebuah perusahaan konsultan media ini.

Kemacetan di Jakarta sore ini terjadi akibat tingginya volume kendaraan menjelang libur panjang dan hujan deras yang memicu genangan.

(ndr/nrl)


Berita Terkait