"Saya kira kita tidak memerlukan dikotomi sipil militer, kenapa sekarang dikotomi itu hilang, karena memang kepemimpan itu adalah kapasitas dan figur dalam sistem yang benar," kata La Ode Ida dalam diskusi di Press Room DPR usai diskusi Refleksi Akhir Tahun 2012, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/12/2012).
Menurutnya, terbukti selama ini presiden baik yang berasal dari sipil maupun militer, sama-sama bisa kita lihat hasilnya tidak memiliki pencapaian yang signifikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian ia menuturkan soal latar belakang tua muda, menurutnya persepektif itu pun bukan dipandang menurut usia melainkan kematangan.
"Soal tua muda, saya melihat memang diperlukan kematangan figur, figur itu harus matang. Apakah tua dulu baru dia matang, atau muda tapi sudah matang, di situ harus ada integritas, kapasitas," kata La Ode.
"Tetapi konsepnya pemimpin itu bukan dilahirkan, tapi diciptakan, karena kapasitas dan penerimaan dia itu yang terpenting," lanjutnya.
(/lh)










































