"Mestinya Pak Akbar memperjuangkan, bukan mempreteli pencapresan Pak Ical. Bila Pak Akbar tidak menghentikan cara-cara itu boleh jadi DPP akan memberikan teguran sebagai kader. Bilamana tidak menghentikan provokasinya itu boleh jadi DPP akan mengambil sikap tegas," kata Sekjen Partai Golkar Idrus Marham kepada wartawan, Jumat (21/12/ 2012).
Idrus menyesalkan Akbar menyebut adanya DPD II yang tidak puas dengan pencapresan Ical. Menurut Akbar, penetapan capres Golkar sudah sesuai mekanisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idrus lantas memperingatkan Golkar untuk menjaga tingkah lakunya sesuai dengan aturan partai. Kalau tidak, menurut Idrus, Akbar tak akan dihormati kelarga besar Golkar.
"Karena itu Pak Akbar jangan menyalahkan kalau keluarga besar Partai Golkar tidak hormat ke Pak Akbar. Itu karena tingkah laku Pak Akbar sendiri yang memecah konsolidasi, memprovokasi," tegasnya.
(van/nrl)











































