"Pada 2011 terjadi 661 kecelakaan sedangkan pada tahun ini terjadi 596 kecelakaan," kata Kanit Laka Polres Jaksel AKP Sigit kepada wartawan di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya II, Jumat (21/12/2012).
Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan juga mengalami penurunan. Pada tahun lalu jumlah korban yang meninggal adalah 38 orang, sedangkan pada tahun ini jumlah korban meninggal mencapai 21 orang.
"Total yang meninggal 38, luka 114 orang, luka berat 692 orang, luka ringan 692 orang, materi 945 orang dengan jumlah korban keseluruhan 844 jiwa," katanya.
Sigit mengatakan, kecelakaan lalu lintas masih didominasi kendaraan bermotor. Sejak Januari-November ada 507 peristiwa kecelakaan kendaraan bermotor dengan korban tewas berjumlah 26 orang, 102 luka berat dan 601 luka ringan. "Total kerugian diperkirakan Rp 1.058.200.000," katanya.
Sementara itu, sisanya adalah kecelakaan transportasi umum, seperti angkot, Kopaja, Mayasari dan Metro Mini. "Angkot meninggal ada 1 orang, luka berat ada 4 orang dan luka ringan ada 29 orang. Bus Kopaja luka berat 3 orang, luka ringan 59 orang. Bus Mayasari, meninggal 1 orang, luka berat 1 orang, luka ringan 1 orang. Bus Metro Mini, meninggal 1 orang, luka berat 4 orang dan luka ringan 37 orang," katanya.
(nal/nrl)











































