Komnas HAM Minta Aparat Redam Kekerasan di Poso, Utamakan Dialog!

Komnas HAM Minta Aparat Redam Kekerasan di Poso, Utamakan Dialog!

Indra Subagja - detikNews
Jumat, 21 Des 2012 14:43 WIB
Komnas HAM Minta Aparat Redam Kekerasan di Poso, Utamakan Dialog!
Dok. Pribadi
Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta kekerasan di Poso, Sulteng, baik yang dilakukan kelompok sipil dan petugas distop. Kekerasan yang dilakukan hanya akan memunculkan kekerasan baru yang tak berujung.

"Intinya jangan korbankan Poso untuk kepentingan pihak-pihak tertentu. Kasihan masyarakat dan berbahaya karena bisa saja memicu konflik horizontal akibat ketidakadilan," jelas Komisioner Komnas HAM Siane Indriani yang tengah melakukan investigasi di Poso saat berbincang dengan detikcom, Jumat (21/12/2012).

Siane juga menyampaikan duka cita dan belasungkawa atas meninggalnya 3 orang anggota Brimob di Poso. Namun diharapkan pihak kepolisian tidak lantas melakukan aksi serampangan karena adanya efek psikologis dari rekan mereka yang tewas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan berarti saya membela "para terduga" teroris. Kami mengutuk keras terorisme, tetapi aparat hendaknya lebih profesional dalam melakukan tindak pencegahan, dengan deteksi dini. Masyarakat seharusnya bisa diajak kerjasama dalam hal ini, tetapi jika perlakuan aparat makin mengutamakan kekerasan, maka masyarakat justru antipasi terhadap aparat," jelasnya.

Yang patut dicatat, jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan konflik di Poso ini. "Di satu pihak ada yang menggunakan untuk bargaining position, di lain pihak untuk keuntungan ekonomi dan politik," imbuhnya.

Siane menegaskan, salah satu penyebab konflik masih berlanjut juga yakni kesepakatan Malino yang dibuat tepat 11 tahun lalu pada 20 Desember 2001 tidak diimplementasikan. Hanya sekadar di atas kertas karena tidak diterapkan secara konsisten.

"Karena masih menyisakan rasa ketidakadilan bagi salah satu pihak," tuturnya.

(ndr/nrl)


Berita Terkait