Karena itu saat Deni dan tim pengacaranya mengunjungi rumah Fitriani di Bantul, DI Yogyakarta, tidak dibukakan pintu. Tak ada lagi pintu maaf, apalagi mencabut laporan Fitriani ke Polres Tasikmalaya menyangkut penelantaran keluarga.
"Kan sedari awal dalam komitmen rumah tangga saya tidak ada pihak ketiga, mau hartanya dikasih saya semua juga nggak bakalan saya mau. Apalagi dimadu dengan cara yang sangat keji dan penuh kebohongan," kata Fitriani dalam pesan singkat kepada detikcom, Jumat (21/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai detik ini mana iktikad baik keluarga Deni, nggak ada sama sekali apalagi ortunya sebagai pesan juga nggak ada. Biar aja apa maunya, yang pasti saya konsen ke proses hukum dan juga konsen menjaga anak-anak," katanya.
Deni Ramdani dilaporkan istrinya ke polisi dan Badan Kehormatan DPRD Tasikmalaya atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga, Selasa (11/12/2012) lalu. Deni dituding telah menikah siri dengan perempuan bernama Ajeng tanpa izin istri pertama 5 tahun lalu.
Saat melapor, Fitriani yang sedang hamil 8 bulan anak keempat membawa serta anaknya. Perempuan asal Bantul itu mengaku baru mengetahui suaminya menikah lagi dan merasa ditelantarkan saat berkunjung ke rumah Deni, Senin (10/12/2012) malam lalu. Dia mengaku diusir dan diminta menginap di hotel.
(van/nrl)











































