Istri Deni Ramdani Tak Mau Islah, Apalagi Dimadu

Nikah Siri Anggota DPRD Kab Tasik

Istri Deni Ramdani Tak Mau Islah, Apalagi Dimadu

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jumat, 21 Des 2012 13:58 WIB
Istri Deni Ramdani Tak Mau Islah, Apalagi Dimadu
Fitriani Wulan/Adi.detikcom
Jakarta - Anggota DPRD Kab Tasikmalaya Deni Ramdani Sagara (36) sebenarnya sudah berupaya menyelesaikan persoalan dengan istri sahnya, Fitriani Wulan (32). Namun sang istri yang sedang mengandung 8 bulan tersebut tak bisa memaafkan Deni yang sudah nikah siri dengan Ajeng sejak tahun 2007 lalu.

Karena itu saat Deni dan tim pengacaranya mengunjungi rumah Fitriani di Bantul, DI Yogyakarta, tidak dibukakan pintu. Tak ada lagi pintu maaf, apalagi mencabut laporan Fitriani ke Polres Tasikmalaya menyangkut penelantaran keluarga.

"Kan sedari awal dalam komitmen rumah tangga saya tidak ada pihak ketiga, mau hartanya dikasih saya semua juga nggak bakalan saya mau. Apalagi dimadu dengan cara yang sangat keji dan penuh kebohongan," kata Fitriani dalam pesan singkat kepada detikcom, Jumat (21/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal Deni dan tim pengacaranya sudah jauh-jauh dari Tasikmalaya ke Bantul untuk meminta penyelesaian secara kekeluargaan. Namun bagi Fitriani, semua sudah terlambat. Dia tetap berharap polisi memproses kasus ini hingga tuntas.

"Sampai detik ini mana iktikad baik keluarga Deni, nggak ada sama sekali apalagi ortunya sebagai pesan juga nggak ada. Biar aja apa maunya, yang pasti saya konsen ke proses hukum dan juga konsen menjaga anak-anak," katanya.

Deni Ramdani dilaporkan istrinya ke polisi dan Badan Kehormatan DPRD Tasikmalaya atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga, Selasa (11/12/2012) lalu. Deni dituding telah menikah siri dengan perempuan bernama Ajeng tanpa izin istri pertama 5 tahun lalu.

Saat melapor, Fitriani yang sedang hamil 8 bulan anak keempat membawa serta anaknya. Perempuan asal Bantul itu mengaku baru mengetahui suaminya menikah lagi dan merasa ditelantarkan saat berkunjung ke rumah Deni, Senin (10/12/2012) malam lalu. Dia mengaku diusir dan diminta menginap di hotel.



(van/nrl)


Berita Terkait