Golkar Memanas: Ical vs Akbar, Siapa Terkuat?

- detikNews
Jumat, 21 Des 2012 11:24 WIB
Jakarta - Internal Partai Golkar bergejolak. Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar Akbar Tandjung mengungkap DPD II Golkar tak puas dengan pencapresan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Dua petinggi Golkar bertarung pengaruh. Siapa yang lebih kuat?

DPD II Golkar seperti dipaparkan Akbar, kecewa karena tak dilibatkan dalam Rapimnas penetapan capres Golkar pada bulan Juli lalu. Akbar pun mendorong agar DPD II Golkar dilibatkan dalam Rapimnas V Golkar pada tahun 2013 mendatang.

Akbar juga telah menulis surat resmi kepada Ical menyangkut pentingnya pengkajian elektabilitas capres Golkar tersebut. Sayangnya Ical tak tertarik melaksanakan wejangan Akbar. Ical masih memegang optimisme sukses di Pilpres 2014.

Goyangan Akbar Tanjung ini tentu berpengaruh terhadap mentalitas Ical menghadapi Pilpres 2014 meskipun Ical menegaskan tak merasa pencapresannya sedang diganjal.

"Ical dan DPP cukup terganggu juga karena menimbulkan seolah Golkar tidak kompak dan bahkan ada perpecahan," kata pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Jumat (21/12/2012).

Namun demikian berbicara peta internal Golkar, menurut Qodari, saat ini Ical masih lebih kuat dari Golkar. Sekalipun Akbar didukung dan disegani oleh ketua-ketua DPD II Golkar, namun selama ini di Rapimnas hanya 33 Ketua DPD I Golkar tingkat provinsi yang dilibatkan Ical. Karena itu juga Ical berani menegaskan bahwa imbauan Akbar tak wajib diikuti.

"Ical vs Akbar di Golkar ya jelas lebih kuat Ical. Posisi Ketum memiliki otoritas tinggi sementara Wantim hanya memberikan masukan. Kita lihat sejauh ini orang DPP dan DPD yang mengamini Akbar masih sangat minim. Kalau pun ada umumnya bukan pengurus teras," kata Qodari.

Karena itu, Qodari meyakini, goyangan Akbar tak akan begitu saja menjungkalkan peluang pencapresan Ical. Meskipun goyangan ini jelas mempengaruhi suhu politik internal Golkar.

"Saya kira tidak akan bisa menjungkalkan Ical. Pengurus lain di DPP Golkar saya lihat cukup solid ke Ical," pungkasnya.

(van/nrl)