Pelantikan Anggota DPRD Sulsel Dijaga 1.700 Polisi
Kamis, 23 Sep 2004 08:00 WIB
Makassar -
Pengamanan pelantikan 74 anggota DPRD Sulawesi Selatan, Kamis (23/9/2004), sangat ketat. Sekitar 1.700 personel dari aparat kepolisian dikerahkan untuk mengamankan acara ini. Berdasarkan informasi yang diperoleh, aparat kepolisian ini berasal dari Polresta Makassar Timur, Polresta Makassar Barat, Polresta Pelabuhan, Polresta Gowa, Polresta Maros, pasukan Brimob dan dibantu oleh Kodim VII Wirabuana. Diduga penjagaan ketat ini berkaitan dengan adanya teror bom dan isu keberadaan Noordin M. Top di Sulsel. Jalan Urip Sumoharjo yang tepat berada di depan Gedung DPRD Sulsel juga ditutup. Penutupan ini dimulai dari perempatan tol Reformasi dengan jalan Andi Ettarani yang berjarak sekitar 500 meter dari gedung DPRD sejak pukul 05.00 Wita. Akibat penutupan jalan ini, kemacetan melanda kota Makassar. Apalagi, jalan Urip Sumoharjo merupakan jalan protokol di kota ini. Kemacetan di ruas-ruas jalan yang terhubung dengan jalan Urip Sumoharjo juga taidak dapat terelakkan. Pemandangan arus kendaraan yang merayap tampak di jalan Perintis Kemedekaan, jalan Andi Ettarani dan jl. Gunung Bawakaraeng. Bahkan, puluhan pengguna angkutan umum yang rata-rata karyawan juga terlantar akibat adanya pengalihan arus lalu lintas. Pelantikan anggota DPRD Sulsel sendiri, saat ini tengah berlangsung. Rencananya, aksi unjuk rasa juga aka mewarnai acara pelantikan ini.
(ton/)










































