Salah satu tersangka Vydo Yuli Antono (19) yang mengenakan kaos merah sempat mendapat pukulan dari seorang ibu warga setempat, Asih. Ia mengaku gemas karena Vydo mencemarkan nama kampung Jl Nangka.
"Gemas jengkel, kampung yang tenang jadi tercemar. Mas Rio orang baik," kata ibu tersebut di depan rumah korban, Kamis (20/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Vydo melakukan adegan reka ulang pertama dimana dia datang lebih dahulu ke rumah Rio. Sementara itu tersangka lainnya, Rifky Faizal Septiadi (19) yang masuk setelahnya juga tidak luput dari amukan masa.
Saat ini, dua tersangka kembali mengulang adegan pembunuhan yang terjadi Jumat (7/12) lalu. Selain tersangka, polisi juga membawa mobil Jazz milik Rio yang sempat dibawa kabur tersangka.
Mayat Rio ditemukan di rumah kontrakannya hari Sabtu (8/12) pagi dalam kondisi tertelungkup bersimbah darah. Pada jenazah korban ditemukan 22 luka tusukan di bagian punggung, 9 di dada, 7 di leher kanan dan 8 di leher kiri. Menurut keterangan Rifky, pembunuhan dilakukan karena sakit hati korban tidak mau diajak nonton bioskop.
(alg/trw)











































