"Selama menjabat di sini, saya sudah sering mendapat kontak dari beberapa pihak di Indonesia atau tempat lain soal itu, semuanya mengklaim punya data soal warisan jutaan dolar Bung Karno," kata Djoko saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (20/12/2012).
Menurut Djoko, harta yang diisukan dimiliki Bung Karno adalah emas dan uang. Harta sebanyak itu disimpan di Union Bank of Switzerland (UBS), sebuah bank yang cukup terkemuka di Swiss.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Singkatnya itu semua yang beredar ini bohong," tegasnya.
Djoko juga mengomentari koran Kronen Zeitung yang mengabarkan isu ini di Austria. Menurut dia, koran itu memang cukup banyak menyajikan sensasi. "Mungkin kalau di Indonesia, kaya koran kuning," imbuhnya.
Isu soal keberadaan harta mantan Presiden Soekarno ditulis di koran Austria Kronen Zeitung edisi 17 dan 19 Desember 2012. Dalam koran itu, dituliskan ada seorang mediator bernama Gustav Jobstmann yang mengklaim dapat membantu mendapatkan harta yang tak disebutkan bentuknya itu.
Menurut Jobstmann, ada harta Soekarno senilai US$180 miliar yang tersimpan di sebuah bunker di Union Bank of Switzerland (UBS). Dia memiliki dokumen-dokumen pendukung soal harta tersebut.
Jobstmann bahkan menyebutkan sudah mengontak salah seorang keluarga Sukarno, Seno Edy Sukanto. Pihaknya berjanji bisa mendapatkan harta itu asal keluarga Soekarno bersedia menginvestasikan semua hartanya di Austria.
(mad/ndr)










































