Detikcom, mencoba menyambangi rumah dinasnya di alun-alun Kota Garut pada pukul 10.00 WIB, Kamis (20/12/2012). Tidak ada aktifitas khusus yang berada di selain lima 5 petugas Satpol PP dan pengaman protokoler berjaga di depan rumah dinas Aceng Fikri.
Ruang kerjanya di Kanto Bupati Garut di Jl Pembangunan, juga kosong. Menurut petugas resepsionis di kantor yang dijaga puluhan orang polisi tersebut, Aceng HM Fikri sedang tidak berada di ruangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana lengang juga terlihat rumah pribadi Aceng HM Fikri di Jl Sudirman, Copong, Garut. Bangunan megah di tengah sawah itu dikelilingi pagar setinggi dua meter. Tidak ada yang membukakan pintu ketika reporter detikcom mengetuknya.
Alhasil, hingga saat ini keberadaan Aceng HM Fikri masih misterius. Ponsel milik pria lulusan pesantren ini juga tidak bisa dihubungi.
Sehari sebelum rapat paripurna DPRD Garut, dia memang menyatakan pasrah. Jika memang ada pelanggaran, dirinya siap untuk mundur dari jabatan bupati.
"Saya pasrah apapun keputusannya dari Pansus saya terima," kata Aceng saat ditemui usai Rapat Penetapan APBD di Gedung DPRD Garut, Jl Patriot, Garut, Selasa (19/12/2012) dini hari.
Lantas, ke mana dia sekarang?
(rvk/lh)











































