Ical merespons cepat surat dari Akbar tersebut dengan menjadwalkan pertemuan. Pertemuan digelar Selasa (18/12) lalu. Namun Ical tak sepakat pencapresannya dikaji ulang pada pertengahan 2013, sesuai usulan Wantim Golkar.
"Respons Pak Ical biasa saja. Karena itu kan masukan. Kan namanya juga masukan. Wajib didengar, tidak wajib untuk dilaksanakan," kata Wasekjen Partai Golkar yang juga juru bicara keluarga Bakrie, Lalu Mara Satria Wangsa, kepada detikcom, Kamis (20/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh lembaga survei menempatkan Partai Golkar di posisi teratas. Juga elektabilitas Pak Aburizal meningkat terus, tak pernah turun. Kini Ibu Mega dan Pak Prabowo selisihnya tidak banyak antara 1-2 persen," katanya.
Seluruh jajaran Partai Golkar pun didorong untuk bekerja keras untuk menyukseskan Golkar di Pileg 2014 dan memuluskan langkah Ical di Pilpres 2014.
"Kita terus bekerja. Tahun ini merupakan tahun karya kekaryaan. Tiada hari tanpa karya untuk rakyat. Insya Allah dalam waktu 1,5 tahun ini apa yang diharapkan yakni menang di Pileg dan Pilpres sesuai dengan catur sukses yang keempat, tercapai," tegasnya.
(van/nrl)











































