5 Momen Jokowi & Karnaval Impian

5 Momen Jokowi & Karnaval Impian

- detikNews
Kamis, 20 Des 2012 10:43 WIB
5 Momen Jokowi & Karnaval Impian
Jakarta -

1. Karnaval Tahun Baru

Perayaan tahun baru 2013 di Jakarta bakal bertambah meriah dengan kehadiran Jokowi. Jika tidak ada aral melintang, orang nomor satu di Jakarta itu berjanji akan mengikuti karnaval.

"Saya ikutlah (tahun baru), ikut karnaval," kata Jokowi saat ditanya wartawan apakah akan mengikuti acara tahun baru di Jakarta usai memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah DKI Jakarta di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (19/12/2012).

Selain di Ancol, Jokowi membuat membuat titik perayaan baru di kawasan Sudirman dan Thamrin.

"Kita buat titik yang baru karena jika tidak dibuat pun di Jalan Sudriman dan Thamrin selalu penuh motor dan mobil, karena itu kita adakan car free night," katanya.

Selama car free night akan ada 16 panggung di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin-Medan Merdeka. Selain panggung juga akan diadakan karnaval.

2. Jakarta Kota Karnaval

Jokowi ingin Jakarta mampu menonjolkan keunikannya dibanding kota-kota lain. Ia bercita-cita menjadikan Jakarta sebagai Kota Karnaval.

"Kalau saya pinginnya Jakarta itu menjadi dua, yaitu seni pertunjukan dan karnaval," ujar Jokowo serius dalam acara pembukaan Pekan Produk Kreatif Indonesia 2012 "Indonesia Creative Power" di Epiwalk, Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2012).

Menurut Jokowi, karnaval di Jakarta akan jauh lebih variatif dibandingkan kota mana pun di dunia mengingat Jakarta sebagai ibukota sebuah negara yang kaya raya dengan aneka ragam budaya dengan atraksi seni masing-masing.

"Tiap hari mau karnaval, bisa saya lakukan itu. Di seluruh Indonesia ada 504 kota, ya sudah kita undang saja mereka untuk tampil. Setahun kan ada 365 hari, jadi bisa kebagian tampil semuanya tiap hari," papar Jokowi.

Menggelar karnaval yang berbeda-beda setiap hari selama setahun penuh, belum pernah digelar oleh kota mana pun di dunia. Tapi bukan tanpa masalah bila setiap hari di Jakarta diadakan pertunjukan karnaval di jalan-jalan kotanya.

"Kalau bikin karnaval setiap hari, bisa tambah macet. Huahahaha....," kata Jokowi sambil kembali tergelak.

3. Kirab Budaya Rutin

Jokowi berencana membuat Kirab Budaya Rakyat untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda menjadi sebuah karnaval rutin tiap tahun yang diikuti oleh pemuda dan pemudi.

"Anak-anak SMP, SMA semua bersatu meskipun disiapkan hanya 10 hari tapi paling tidak kita sudah melihat antusias peserta sangat banyak sekali. Dengan manajemen organisasi yang baik, manajemen perencanaan yang baik nanti akan menjadi sebuah karnaval," ujar Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (28/10/2012).

Jokowi berharap Jakarta bisa menjadi pusat kebudayaan Indonesia dengan tuan rumah Betawi sehingga anak-anak dan remaja harus mengenal identitas dan karakternya.

"Kalau kita lihat tadi antusiasmenya tinggi bagus sekali sampai 10.020 peserta yang ikut," lanjut Jokowi yang ikut karnaval dengan mengenakan baju adat Betawi baju koko, peci dan sarung yang menggantung di lehernya.

4. Raih MURI Karnaval

Pagelaran Kirab Budaya Rakyat Indonesia yang digelar Pemprov DKI Jakarta, masuk dalam rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) karena memiliki peserta terbanyak.

Bagi Jokowi pagelaran budaya ini sangat baik bagi masyarakat.

"Penting sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam memajukan kotanya," tutur Jokowi di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (28/10/2012).

Kirab Budaya Rakyat diikuti 10.200 peserta. Kirab Budaya Rakyat dibuka Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Pagelaran ini berakhir di Silang Monas.

5. Jak Carnaval 2013

Jokowi mengajak Malaysia mengirim delegasinya saat festival budaya mendatang.

"Kita bicara nanti ingin menggerakkan antara warga Jakarta dan Kuala Lumpur, people to people. Jadi yang konkret. Tadi sudah dibicarakan karena 2013 bulan Juni nanti ada Jak Carnaval, ada Monas Performing Arts. Kami minta agar dikirim banyak delegasi karnaval dan seni budaya dari Malaysia dan beliau sanggupi karena ini masih panjang," papar Jokowi.

Hal ini disampaikan Jokowi usai pertemuan dengan Dubes Malaysia untuk Indonesia, Dato Syed Munshe Afdzaruddin Bin Syed Hassan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2012).

Dengan begitu, Jokowi berharap masyarakat Indonesia dan Malaysia saling mengetahui budaya-budaya dua negara.

"Ini people to people biar tahu. Nanti, rakyat Indonesia tahu, ini lho budaya Malaysia. Nanti kita juga akan kirim ke sana dalam jumlah yang banyak. Ini juga dalam rangka membangun sisi pariwisata," ujar Jokowi.

Dubes Malaysia untuk Indonesia, Dato Syed Munshe Afdzaruddin Bin Syed Hassan mendukung penuh usulan Jokowi.

"Kita coba seperti yang Pak Gubernur sampaikan tadi. Jadi ini aktivitas rakyat. Kita merakyatkan aktivitas-aktivitas antara DKI Jakarta dan Kuala Lumpur. Kita juga akan satukan ini. Dari situ, kita akan dapat membuang dan meninggalkan persepsi yang tidak baik," kata Munshe.

Menurut Munshe, aktivitas budaya itu sangat bagus buat kedua negara.
Halaman 2 dari 6
(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads