Pakai Modus Bertamu, Pencuri Sikat Burung Suami Ratih di Kebun Jeruk

Pakai Modus Bertamu, Pencuri Sikat Burung Suami Ratih di Kebun Jeruk

- detikNews
Kamis, 20 Des 2012 10:46 WIB
Jakarta - Apa yang dialami Ratih (35) bisa menjadi pelajaran berharga. Ibu 4 anak ini baru saja kehilangan burung murai peliharaan suaminya, yang harganya sekitar Rp 1,5 juta. Gara-garanya, dia kedatangan seorang tamu yang mengaku disuruh suaminya mengambil burung. Tapi ternyata tamu itu pencuri.

"Jadi pagi ini saya lagi masak di dapur, anak-anak sedang nonton TV. Saya mau ngecek ke teras depan. Ternyata di ruang tamu ada seorang pria pakai jaket dan masih pakai helm," terang Ratih saat berbincang dengan detikcom, Kamis (20/12/2012).

Peristiwa pencurian ini terjadi pagi ini. Ratih bersama keluarganya tinggal di Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ratih bercerita, saat dipergoki di ruang tamu, pencuri itu kemudian menanyakan keberadaan suaminya. "Melihat saya, dia spontan tanya, 'Bapak ada?' Saya jawab suami saya ada lagi ke Pak RT. Kemudian, dia bilang disuruh mengambil murai yang digantung," jelas Ratih.

Ratih kemudian menyuruh anaknya memanggil suaminya yang sedang ada di rumah Ketua RT. Tapi sang pencuri melarang. Seolah kenal dengan lingkungan itu, sang pencuri kemudian mengatakan akan pergi sendiri ke rumah Ketua RT.

"Dia sambil nunjuk arah ke rumah Pak RT, kemudian dia keluar jalan, naik motor yang parkir di depan rumah," terang Ratih.

Rupanya, sang pencuri itu sudah lebih dahulu mengambil murai dengan sangkarnya dan disimpan di motornya. Sementara saat melangkah keluar, di bawah tatapan Ratih, sang pencuri tak membawa apapun. Pencuri itu seorang diri. Diduga dia sudah masuk ke rumah sebelumnya. Gerbang rumah Ratih memang terbuka.

"Pas suami saya pulang, dia bertanya burung murainya ke mana. Habis itu baru sadar, murai itu hilang dibawa maling," jelas Ratih.

Kasus ini bukan yang pertama, beberapa hari lalu tetangganya juga kemalingan laptop. Saat itu pintu gerbang terbuka demikian juga pintu ruang tamu.

"Ya semoga ini menjadi pelajaran, agar masyarakat berhati-hati," imbau Ratih.

(/)


Berita Terkait