Menurut Wasekjen Partai Golkar Lalu Mara Satria Wangsa, pertemuan tersebut digelar pada Selasa (18/12) lalu. Dalam pertemuan itu Akbar memberikan banyak masukan terkait pengkajian elektabilitas Ical sebagai capres Golkar pada pertengahan tahun 2013 mendatang. Namun saran Akbar tak sepenuhnya didengarkan.
"Sudah ada pertemuan antara Pak Akbar dan Ketua Umum. Tugas Wantim kan diminta atau tidak diminta memberikan saran atau masukan. Namun demikian saran atau masukan itu ada yang disikapi, ada juga tidak melalui rapat. Kan namanya juga masukan. Wajib didengar, tidak wajib untuk dilaksanakan," kata Lalu Mara, kepada detikcom, Kamis (20/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Respons biasa saja. Karena itu kan masukan. Dan masukan Wantim soal elektabilitas itu juga sesuai dengan amanat Rapimnas II tahun 2011, bahwa semua kader diminta bekerja keras meningkatkan popularitas, dan elektabilitas Partai Golkar, dan capres yang diusung Partai Golkar (Pak Aburizal Bakrie). Dan hingga saat ini apa yang dikerjakan dalam koridor yang benar," katanya.
Masukan dari Akbar Tandjung memang dirasakan cukup keras. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad sebelumnya berharap Akbar tak berupaya menjegal pencapresan Ical. Fadel menuturkan akan ada rapat DPP menyangkut surat Wantim Golkar ini.
(van/nrl)











































