Usut Perusakan 2 Pospol di Semarang, Polisi Periksa CCTV

Usut Perusakan 2 Pospol di Semarang, Polisi Periksa CCTV

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 19 Des 2012 16:41 WIB
Usut Perusakan 2 Pospol di Semarang, Polisi Periksa CCTV
Foto: angling adhitya p/detikcom
Jakarta - Terkait peristiwa perusakan dua pos Polisi di Semarang, Polda Jawa Tengah memberikan atensi untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. Hal itu termasuk pemeriksaan empat CCTV yang ada di salah satu pos yang dirusak yaitu Pos Polisi Gajah Mada.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Djihartono mengatakan, saat ini pihaknya sedang memeriksa rekaman CCTV yang ada di Pos Polisi Gajah Mada.

"Ini sedang dilihat (CCTV) apakah ada yang berhasil terekam atau tidak," kata Djihartono saat ditemui di kantornya, Mapolda Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Rabu (19/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan kasus pengerusakan tersebut murni merupakan kasus pidana. Tim khusus pun sudah dibentuk oleh Polrestabes Semarang dan di back up oleh Polda Jateng agar pengungkapan kasus segera menemui titik terang.

"Kami berusaha mengungkap agar mengetahui pelaku dan apa motifnya. Yang jelas itu tindak pidana perusakan," tandasnya.

Menurut Djihartono, belum ada indikasi peristiwa tersebut terkait teror. Pihaknya hingga kini masih berkonsentrasi untuk mengungkap pelaku dan baru akan mendalami motifnya setelah itu.

"Kacamata kami melihat ini pidana, untuk teror atau tidak nanti saat menangkap pelaku, kita korek motif pelakunya," tegas Djihartono.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan di sela rapat Koordinasi Lintas Sektoral Jelang Natal dan Tahun Baru di Mapolda Jateng mengatakan diperkirakan pelaku sudah mempelajari letak empat kamera CCTV di pos polisi Gajah Mada.

"Pelaku pintar, diduga sudah mempelajari lokasi dan CCTV yang statis," imbuh Elan.

Sebelumnya hari Selasa (18/12) kemarin pos polisi Gajah Mada dan Kelud Raya di rusak. Salah satu saksi mata di pos Gajah Mada, Slamet mengatakan pengerusakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat pos ditinggal penjaga untuk apel pagi.

"Orangnya kencing di sebelah pos terus pegang telepon. Langsung melempar dan pergi ke arah Simpang Lima," kata pemuda penjual koran itu.

Menurut warga di Kelud, Lutfi mengatakan tidak melihat ada kerusakan di Pospol Kelud jam 08.00 WIB saat dia melintas. Tapi ketika kembali melintas sekitar pukul 12.00 WIB, jendela pos sudah berlubang dan kaca berserakan di bagian dalam.

Dari Pospol Gajah Mada ditemukan kaca yang berserakan, batu dan paving yang diduga digunakan untuk melempar kaca. Sementara itu di dalam Pospol Kelud hanya ditemukan pecahan kaca.

(alg/trw)


Berita Terkait