"Tentu itu kita harapkan adalah keluarga besar ABRI menganggap Golkar adalah rumahnya. Tapi diskusi kali ini tentang kejuangan, bagaimana bangsa Indonesia ke depan, bangsa Indonesia hanya bisa tegak dan kuat bila kita memelihara jati diri bangsa. Kita akan kuat jika mempertahankan character national building. Ini harus terus diperjuangkan ke depan," kata Ical usai diskusi yang digelar di Ballroom Hotel Le Meridien, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2012).
Ical menuturkan, para purnawirawan TNI sangat memperhatikan perkembangan dalam negeri. Ada yang mengusulkan untuk kembali ke UUD 1945 yang murni, namun tetap dengan mengatur pembatasan masa jabatan presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu apakah kedatangan para purnawirawan jenderal ini membuat Ical optimis menatap pencapresannya? "Tidak ada secara eksplisit, kecuali Pak Luhut (purnawirawan TNI mantan Komandan Den 81 Kopassus AD, Luhut Panjaitan) mengatakan mendukung saya sebagai calon presiden, tetapi yang lain mengatakan sesuai tujuan diskusi ini bagaimana Indonesia ke depan, kita harapakan Indonesia lebih baik," kata Ical.
(/)










































