"Pertemuan dengan BNNP diketahui satu orang Satpol PP terindikasi menggunakan ganja," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (19/12/2012).
Menurut Ahok, oknum itu adalah pemakai pemula. Ada dua orang lagi yang sempat diindikasi menenggak obat-obatan terlarang, namun ternyata tak terbukti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok akan menelusuri transaksi keuangan oknum Satpol PP tersebut. Bila terbukti dia bagian dari jaringan narkoba, maka pihaknya tak segan-segan melakukan pemecatan.
"Kalau ada iya, pecat satu orang yang pakai ganja," tegasnya.
Ke depan, guna mencegah pemakaian ganja dan narkoba, Ahok sedang memperketat aturan merokok di lingkungan Pemprov DKI. Ahok yakin, rokok adalah awal mula dari konsumsi ganja.
"Makanya saya tegaskan kepada badan kepegawaian daerah untuk membuat peraturan seperti pemotongan TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) kepada yang merokok," tegasnya lagi.
Tes urine terhadap pegawai Pemprov DKI ini digelar Jokowi-Ahok bekerjasama dengan BNNP sejak 10 Desember lalu. Anggota Satpol PP juga ikut dites urine.
(/)










































