Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto menanggapi santai soal isu yang mengganjal langkahnya maju di Capres 2014, soal tudingan pelanggaran HAM tahun 1998. Menurut Prabowo, silakan rakyat yang menilai atas tudingan tersebut.
"Saya kira proses demokrasi, rakyat akan mengkaji. Tudingan itu biasa dalam politik, dikaji. Kita serahkan kepada rakyat," kata Prabowo Subianto usai menghadiri acara Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Jakarta Convencion Center (JCC), Jakarta, Selasa (18/12/2012) malam.
Kemudian soal namanya yang tidak masuk dalam 10 besar Capres potensial dalam survei LSI menurut opinion leader, menurutnya survei tidak selalu menggambarkan kenyataan. Survei bisa saja hanya pesanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menuturkan belum menentukan waktu untuk deklarasi pencapresan dirinya dari Partai Gerindra. Begitu juga soal siapa cawapres yang akan maju bersamanya dalam Pilpres 2014.
"Wakilnya masih lama, belum verifikasi lolos saja tanya wakil," jelasnya.
Lalu, kemana Gerindra akan berkoalisi?
"Kita ingin terbaik untuk bangsa dan rakyat. Jadi, banyak kader-kader patriotik di mana-mana, di setiap partai ada orang baik," jawabnya tanpa menyebut partai yang akan diajaknya berkoalisi.
(/ahy)










































