"DPP Partai Golkar akan terdorong untuk konsolidasi yang lebih keras lagi untuk memobilisir seluruh elemen partai dan organisasi sayap maupun organisasi pendiri untuk meningkatkan elektabiltas ARB atau partai," kata Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Menurut Priyo, permintaan kajian dari Wantim Golkar harus disambut positif oleh pengurus DPP Golkar. Permintaan itu jangan dilihat sebagai permintaan untuk evaluasi pencapresan Ical. Bagaimanapun juga, sesuai hasil Rapimnas, capres Golkar adalah Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, Wantim Golkar, melalui surat yang ditujukan ke DPP Golkar, mengusulkan agar ada pemantauan perkembangan elektabilitas capres Golkar satu tahun setelah deklarasi pencapresan Ical. Deklarasi pencapresan Ical kala itu digelar 1 Juli 2012.
"Dewan Pertimbangan menyampaikan saran dengan elektabiltas calon presiden, menyarankan ada waktu perlu dilakukan kajian yang mendalam untuk mengetahui sejauh mana kenaikan elektabilitas Partai Golkar dan calon presiden yang akan diusung Partai Golkar," kata Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (12/12/2012).
(trq/lh)











































