Tanpa Didampingi Istri, SBY Bertolak ke Malaysia dan India

Tanpa Didampingi Istri, SBY Bertolak ke Malaysia dan India

Mega Putra Ratya - detikNews
Selasa, 18 Des 2012 13:42 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertolak ke Malaysia dan India untuk sejumlah agenda kerja. Berbeda dari biasanya, Ibu Negara Ani Yudhoyono tidak turut serta sebab memilih menunggu proses kelahiran cucunya hasil pernikahan Ibas-Aliya.

Pantauan detikcom, Selasa (18/12/2012), pesawat SBY bertolak dari lanud Halim Perdanakusumah Pukul 13.05 WIB, Selasa (18/12/2012). SBY didampingi oleh sejumlah menteri KIB.

Di Malaysia, SBY akan melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Malaysia, Y.M. Mohd Najib Tun Razak. Setelah itu, SBY dan PM Malaysia akan memimpin Konsultasi Tahunan ke-9 yang diikuti menteri dan pejabat tinggi terkait dari kedua negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain agenda tersebut, Presiden RI juga akan menerima gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa Doctor of Philosophy in Leadership of Peace) yang dianugerahkan oleh Universitas Utara Malaysia.

"Sesuai rencana dan jadwal besok saya akan ke Kuala Lumpur untuk sebuah pertemuan kosultasi tahunan antara saya dan PM Malaysia. Maka saya akan angkat isu ini pada PM Malaysia dengan harapan kita ke depan saling jaga perasaan dan menghormati sehingga tidak mengganggu banyak hal yang sebenarnya kita telah melaksanakan dengan baik kemitraan kedua negara," ujar SBY yang berpidato usai pemutaran perdana film 'Habibie & Ainun' di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (17/12).

SBY mengatakan sangat terganggu dengan tulisan yang dibuat mantan menteri Malaysia tersebut meskipun tulisan tersebut merupakan pendapat pribadi, bukan pandangan resmi pemerintah. Tulisan yang bernada provokatif itu, menurut SBY, sangat tidak etis dan melebihi kepatutan sehingga dapat mengganggu hubungan baik Indonesia dan Malaysia yang sudah terjalin baik.

"Terus terang saya terganggu dan menyayangkan ada artikel seperti itu. Terus terang (tulisan itu) mendiskreditkan Habibie sebagai pemimpin Indonesia. Sesuatu yang mestinya tidak terjadi mengingat hubungan baik kita antara Indonesia--Malaysia yang seharusnya justru mendekatkan hubungan kita untuk kepentingan bersama kita," tutur SBY.
Lalu pada 19 Desember, SBY akan terbang ke New Delhi, India, untuk menghadiri acara Peringatan KTT ASEAN-India ke-20. SBY dijadwalkan akan menghadiri acara sesi pleno KTT ASEAN-India. Selain itu, Presiden RI juga dijadwalkan untuk bertemu dengan perwakilan peserta Simposium Internasional 2012 Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) di New Delhi, India.

Kehadiran Presiden Yudhoyono di New Delhi, India dalam rangka peringatan 20 tahun kerja sama ASEAN-India, merupakan wujud komitmen Indonesia untuk terus memajukan kerja sama dan kemitraan ASEAN dan India. Selain itu, pertemuan ini juga akan dimanfaatkan untuk menetapkan visi masa depan hubungan ASEAN-India.

Presiden SBY dijadwalkan tiba kembali di Jakarta pada 22 Desember 2012.

(ega/lh)


Berita Terkait